Tahun 2026 Ini, Orientasi PPPK digelar Sesuai Tingkatannya
|
Bawaslu Bengkalis, BENGKALIS - Bawaslu Republik Indonesia melalui Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Puslitbangdiklat), merencanakan orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Bawaslu tahun 2026 ini akan dilakukan sesuai tingkatannya. Untuk PPPK tingkat pusat akan digelar pada April dan bagi PPPK di tingkat provinsi termasuk kabupaten/kota akan digelar pada Mei mendatang.
Demikian disampaikan Bre Ikrajendra, selaku tim kegiatan orientasi PPPK dari Puslitbangdiklat Bawaslu dalam pengantarnya pada Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Orientasi PPPK dan Sosialisasi Pelatihan Sekretariat Melalui Learning Management System (LMS) secara daring jelang Idul Fitri beberapa pekan lalu.
Dikatakan Bre, meski nanti orientasi PPPK, khususnya bagi PPPK di tingkat provinsi akan digelar pada Mei oleh Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota yang ditetapkan, namun dasar kegiatan tersebut tetap mengacundari pusat (Bawaslu RI). Nanti akan ada proses yang harus dilalui.
"Dalam orientasi PPPK ini, pesertanya adalah para PPPK yang telah dilantik dan belum melaksanakan orientasi, yakni para PPPK atau peserta yang dilantik pada tahun 2025 periode 1 dan 2. Kemudian peserta yang belum mengikuti MOOC LAN (tahap 2), akan terlebih dahulu mengikuti MOOC LAN," jelasnya serayaenambahkan jika sejauh ini belum ada kebijakan dari LAN untuk mengikutsertakan PPPK Paruh Waktu dalam kegiatan ini.
Selain mengupayakan orientasi PPPK di tingkat pusat, serta mendorong dilaksanakan juga di tingkat provinsi berdasarkan kurikulum instansi sambil mengajukan izin prinsip dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) agar dilakukan MOOC dari LAN, Pusbangdiklat juga sudah meluncurkan pelatihan melalui Learning Management System (LMS) secara adil bagi PNS dan PPPK tahun ini. Sifat pelatihan LMS adalah lebih banyak belajar sendiri,
Seluruh pelatihan LMS akan diberikan sertifikat dan tertera Jam Pelajaran (JP) -nya.
"Mulai bulan Maret telah ada pelatihan yang dapat diikuti melalui LMS. Untuk mengikuti pelatihan melalui LMS ini bapak ibu harus memiliki akun LMS," terang Bre seraya menambahkan akan ada 11 pelatihan yang digelar di bulan Maret. Dan sebagaimana mestinya, pelatihan ini untuk memenuhi hak personal sebagai ASN di lingkungan Bawaslu.(humas_bawaslubks)
Penulis dan Foto : Marzuli