Semakin Mantap Pengawasan, Bawaslu Bengkalis mengikuti Rapat Koordinasi Pengawasan Pemutahiran Daftar Pemilih Berkelanjutan di Bawaslu Provinsi Riau
|
Pekanbaru- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkalis mengikuti Rapat Koordinasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Riau. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Bawaslu Provinsi Riau dan dihadiri oleh seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau. Rapat ini bertujuan memperkuat sinergi antar tingkat Pengawasan dalam menjaga akurasi dan validitas data pemilih, sebagai langkah awal menuju penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil kedepannya.
Rapat koordinasi dihadiri dan dibuka secara Langsung oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Riau Bapak H. Amiruddin Sijaya, S.Pd,.MM selalu Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas ( P2H ) dan Ibu Patminah Nularna , S.Sos, M.SI Selaku Koordinator Divisi Sumber daya Manusia, organisasi dan Diklat (SDMOD) Bawaslu Provinsi Riau dan serta Bapak Tarmizi, AP selaku Kabag Pengawasan Bawaslu Provinsi Riau.
Dalam sambutan dan arahannya Bapak Amiruddin Sijaya menekankan pentingnya peran aktif Bawaslu Kabupaten/Kota dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pengawas, sesuai SE Bawaslu No 29 Tahun 2025 ada didalamnya perintah dan arahan untuk melakukan koordinasi, sosialisasi ,pengawasan dan penerimaan laporan dari masyarakat. "Bawaslu Kabupaten/Kota se- Riau saya melihat sudah sangat baik dalam hal koordinasi bersama antar lembaga, baik kepada KPU, Pemerintah Daerah dan lembaga terkait, ini menunjukkan bahwa kita bisa melaksanakan pengawasan pemutakhiran daftar berkelanjutan yang dilakukan oleh KPU dengan baik kedepannya, di sisi lain juga Bawaslu Kab/Kota juga sudah melakukan pengawasan langsung terhadap pleno yang di lakukan oleh KPU, dan membuat Posko pengaduan masyarakat yang dibuat oleh Bawaslu Kab/Kota masing -masing hendaknya memudahkan masyarakat untuk melaporkan apabila masih ada belum terdaftar dalam DPT, sehingga kita Bawaslu bisa memberikan masukan kepada KPU untuk memasukan dalam DPT kedepan, tentu masyarakat melaporkan ini harus melengkapi administrasi kependudukan yang lengkap" ungkapnya.
Selanjutnya Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Diklat (SDMOD) Bawaslu Provinsi Riau, Patminah Nularna, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa tantangan dalam pengawasan PDPB tidaklah mudah. “Sesuai pengalaman kita sebagai pengawas, tantangan PDPB ini sangat besar karena selalu ada pemilih yang tertinggal di Daftar Pemilih Tetap (DPT) nanti,” ujarnya. Lebih lanjut, Patminah menekankan pentingnya akurasi data sebagai tujuan utama dari proses pemutakhiran data pemilih. “Tujuan PDPB ini diharapkan data pemilih disajikan dengan akurat nantinya,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu Provinsi Riau, Tarmizi, AP, memberikan arahan yang menjadi pengingat penting bagi seluruh peserta rakor. “Uji petik, memperkuat pengawasan partisipatif serta menindaklanjuti hasil pengawasan adalah hal yang harus Bawaslu Kabupaten/Kota lakukan sesuai dengan perintah Surat Edaran Nomor 29 Tahun 2025,” pesannya sebelum acara ditutup.
Selanjutnya Kordinator Devisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (P2H) Bawaslu Bengkalis Ardi Suprianto, S.IP menyampaikan "ucapakan terimakasih kepada Bawaslu Provinsi Riau telah membuat rakor ini, sehingga ini menjadi enargi dan semangat baru sehingga kinerja dalam pengawasan, kita Bawaslu Bengkalis dalam hal pengawasan ini sudah berkoordinasi bersama KPU, Bupati Bengkalis, Disdukcapil Kab bengkalis dan pihak/lembaga lainnya untuk bersama-sama ikut memberikan informasi kepada masyarakat untuk ikut mensukseskan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan yang dilakukan oleh kawan kawan KPU, selain itu kita Bawaslu Bengkalis juga sudah melakukan sosialisasi lembaga ke sekolah sekolah dan juga dismpaikan hal ini, dan juga kita Bawaslu Bengakalis juga sudah membuat posko aduan masyarakat di kantor Bawaslu Bengkalis beserta di media-media sosial kita juga sampaikan hal yang sama, kita menghimbau kepada masyarakat Bengkalis untuk memberikan masukan atau informasi yang akurat dan lengkap apabila ada kluarga atau masyarakat yang belum terdata didalam DPT sehingga kita bisa memberikan masukan kepada KPU untuk ditindaklanjuti. Tentunya Dengan data yang lengkap ungkapnya, kedepan kami meminta kepada masyarakat untuk membantu Bawaslu dalam hal pengawasan ini, sehingga kedepan daftar pemilih kita untuk pemilu dan pilkada kedepan ini semakin baik hendaknya. Sebagai mana selogan Bawaslu " #Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu".