P2P Dalam Jaringan Tahun 2025, Hari Ini 40 Peserta dari Bengkalis Dalam Gelombang I Ikuti Diskusi Daring By Zoom Meeting
|
Bawaslu Bengkalis, Bengkalis – Sebanyak 40 peserta Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) dalam Jaringan Tahun 2025 dari Kabupaten Bengkalis, hari ini (Rabu, 5 November 2025) mengikuti kegiatan Diskusi Daring By Zoom Meeting yang digelar Bawaslu Provinsi Riau. Peserta P2P dari Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam Gelombang I, bersama para peserta lainnya dari Kabupaten Indragiri Hulu dan Siak.
“Hari ini mulai pukul 08.00 s.d 16.00 WIB mereka (peserta P2P) mengikuti kegiatan diskusi daring melalui zoom meeting. Untuk peserta P2P dari Kabupaten Bengkalis sendiri tergabung dalam Gelombang I bersama peserta dari Kabupaten Indragiri Hulu dan Siak,”ujar Wahyuna Hikmah, salah seorang Staf Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Bengkalis yang juga pendamping peserta P2P asal Kabupaten Bengkalis.
Seperti disampaikan Wahyuna Hikmah, berkaitan tahapan kegiatan P2P Dalam Jaringan Tahun 2025 ini, di Provinsi Riau sendiri dilakukan secara luring dan daring. Tiga peserta dari kabupaten/kota diantaranya dilakukan secara luring, sementara Sembilan kabupaten/kota lainnya, termasuk Bengkalis dilakukan secara daring.
Khusus pada rangkaian pelaksanaan P2P secara daring, para peserta P2P ini tercatat telah mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan, seperti pre test yang sudah dilaksanakan pada 24 Oktober 2025, pembelajaran audio visual pada 27 s.d 31 Oktober 2025, pembelajaran melalui modul pada 27 Oktober s.d 4 November 2025. Sementara hari ini, tanggal 5 November 2025 dilaksanakan diskusi daring by zoom meeting.
“Pada diskusi daring ini, kegiatan dibuka dan dipimpin oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Riau Amiruddin Sijaya. Sejumlah narasumber dari masing-masing perwakilan pimpinan 3 Bawaslu kabupaten/kota yang pada gelombang I ini adalah narasumber dari Bawaslu Bengkalis Ardi Suprianto, Bawaslu Siak Andi Susilawan, dan Bawaslu Indragiri Hulu Said M Affandi. Sementara narasumber dari eksternal antara lain Muammar Alkadafi, M.Si yang merupakan dosen Prodi Administrasi Negara/Publik UIN SUSKA Riau.
Selain mengikuti diskusi daring melalui zoom meeting, para peserta P2P ini nantinya juga turut mengikuti kegiatan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL), post test dan sertifikasi.
Sebagaimana diketahui, Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) hadir kembali sebagai program unggulan Bawaslu untuk mewujudkan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang semakin berkualitas dan bermartabat. P2P 2025 tidak hanya sekadar pelatihan, melainkan sebuah gerakan moral dan intelektual untuk mencetak agen-agen pengawasan yang militan dan berintegritas dari berbagai latar belakang. Para peserta P2P di setiap kabupaten/kota berjumkah 40 orang yang terdiri dari sejumlah organisasi mahasiswa dan juga umum (budayawan, wiraswasta, freelance dan lain-lain).
“Lulusan P2P 2025 diharapkan menjadi duta pengawasan di lingkungannya masing-masing. Mereka adalah mata dan telinga Bawaslu yang bertransformasi menjadi benteng terdepan demokrasi,” kata Anggota Bawaslu Begkalis Ardi Suprianto secara terpisah, serya berharap para peserta P2P dari Kabupaten Bengkalis nantinya dapat bersinergi dalam mewjudukan Pemilu atau Pilkada di Bengkalis yang demokratis dan berintegritas.(humas_bawaslubks)
Penulis : Marzuli
Foto : Wahyuna H