Lompat ke isi utama

Berita

Ketua dan Anggota Bawaslu Bengkalis Ikuti Sosialisasi Teknis Penyusunan Indikator Kinerja Utama

Zoom

Sosialisasi Teknis Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengawas Pemilu yang ditaja Bawaslu Republik Indonesia secara daring pada Jum'at (24/7).

BENGKALIS, Bawaslu Bengkalis – Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkalis, Usman beserta seluruh Anggota Budi Kurnialis, Ardi Suprianto, Andi Setiawan dan Mendra, Jumat (24/7) mengikuti Sosialisasi Teknis Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengawas Pemilu yang ditaja Bawaslu Republik Indonesia secara daring. Kegiatan ini diikuti juga oleh seluruh ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu RI Puadi dan Herwyn J.H. Malonda ini, bertujuan memberikan pemahaman terkait penyusunan serta implementasi Indikator Kinerja Utama sebagai bagian dari penguatan tata kelola kinerja di lingkungan pengawas pemilu.

Dalam pemaparannya, Anggota Bawaslu RI Puadi menjelaskan bahwa Indikator Kinerja Utama merupakan budaya kerja baru yang menjadi acuan dalam mengukur keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan pemilu. Penyusunan IKU berpedoman pada Keputusan Bawaslu Nomor 284 Tahun 2025 tentang Penetapan Daftar Indikator Kinerja Utama (IKU) serta Keputusan Bawaslu Nomor 83 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Indikator Kinerja Utama.

Puadi
Sosialisasi Teknis Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengawas Pemilu yang ditaja Bawaslu Republik Indonesia secara daring pada Jum'at (24/7).

Selanjutnya, Anggota Bawaslu RI Herwyn J.H. Malonda memaparkan konsep rantai dampak Indikator Kinerja Utama yang dimulai dari IKU personal, kemudian bermuara pada peningkatan kinerja individu, kinerja organisasi, terwujudnya pengawasan yang berkualitas, penyelenggaraan pemilu yang berintegritas, hingga terciptanya demokrasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua Bawaslu Bengkalis Usman sesuai mengikuti kegiatan sosialisasi mengatakan, bahwa sosialisasi ini menjadi bekal penting bagi jajaran Bawaslu Kabupaten Bengkalis dalam memahami arah kebijakan penyusunan IKU. Menurutnya, penerapan IKU yang tepat akan mendorong peningkatan kualitas kinerja organisasi secara berkelanjutan dan memperkuat akuntabilitas pelaksanaan tugas pengawasan pemilu.

"Melalui sosialisasi ini, diharapkan penerapan Indikator Kinerja Utama di seluruh jajaran Bawaslu, termasuk di Bawaslu Kabupaten Bengkalis dapat berjalan secara optimal, sehingga mampu membangun budaya kerja yang lebih terukur, profesional, dan berorientasi pada hasil dalam mendukung pengawasan pemilu yang berkualitas," jelas Usman.(humas_bawaslubks)

Penulis : Novella Ayu Astuti, S.Kom

Editor : Marzuli, S.HI