Lompat ke isi utama

Berita

Jadi Narasumber P2P Tahun 2026, Budi Kurnialis Tekankan Pentingnya Peran Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu

budi

Anggota Bawaslu Kabupaten Bengkalis, Budi Kurnialis saat memberikan materi pada Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 Bawaslu Kabupaten Bengkalis yang berlangsung di Aula Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bengkalis, Sabtu (13/6).

BENGKALIS, Bawaslu Kabupaten Bengkalis– Anggota Bawaslu Kabupaten Bengkalis, Budi Kurnialis menekankan tentang pentingnya peran masyarakat dalam pengawasan pemilu. Untuk itu, kesadaran masyarakat dan partisipasinya dalam mengawasi tahapan pemilu perlu ditingkatkan, sekarang dan di masa-masa yang akan datang.

Demikian di antara point penting yang disampaikan Budi Burnialis ketika menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bengkalis, Sabtu (13/6).

Dalam paparan atas materi berjudul “Penanganan Pelanggaran Pemilu serta Peran Masyarakat dalam Pengawasan Partisipatif.” yang disampaikannya, Budi Kurnialis menjelaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu kunci penting dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan pemilu dapat membantu mencegah dan mendeteksi berbagai bentuk pelanggaran sejak dini.

“Pengawasan pemilu bukan hanya tugas Bawaslu semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas demokrasi dan memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Selain menjelaskan berbagai jenis pelanggaran pemilu, mulai dari pelanggaran administrasi, pelanggaran kode etik, hingga tindak pidana pemilu, Budi Kurnialis juga memaparkan mekanisme pelaporan dan penanganan pelanggaran yang dapat dilakukan oleh masyarakat apabila menemukan dugaan pelanggaran di lapangan.

Peserta kegiatan yang berjumlah sebanyak 40 orang, sejak awal tampak antusias mengikuti sesi materi dan diskusi. Berbagai pertanyaan diajukan terkait bentuk-bentuk pelanggaran yang sering terjadi serta langkah yang dapat dilakukan masyarakat dalam mendukung pengawasan pemilu yang efektif.

Melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengawasan pemilu serta berani berperan aktif dalam melaporkan dugaan pelanggaran demi terwujudnya pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan.

Pada sesi materi ini, kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Dalam sesi ini, diskusi berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme para peserta.(humas_bawaslubks)

Penulis: Rozali, SH
Foto : Novella Ayu Astuti, S.Kom


Editor  : Marzuli, S.HI